Settia

Pria Stres yang Hampir Culik Anak Dibebaskan, Overdosis Obat Batuk

Surakarta – Polresta Surakarta akhirnya membebaskan, SY, warga Sukoharjo yang sempat dituding melakukan aksi penculikan dan perampasan sepeda motor. Hasil penyelidikan, SY melakukan perbuatan tersebut karena berhalusinasi. Di lain sisi, kejiwaannya juga terganggu.

Wakasatreskrim Polresta Surakarta AKP Widodo menjelaskan, SY dijemput kakaknya, Senin (27/1). “Kakaknya siap menjamin dia (SY) tidak akan melakukan hal serupa. Kakaknya juga mengungkapkan bahwa SY depresi. Apa penyebabnya dan sejak kapan, kami kurang tahu,” terangnya mewakili Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Arwansa.

Ditambahkan Widodo, orang tua yang anaknya dicoba dibawa SY, maupun pemilik sepeda motor hingga kemarin tidak membuat laporan kepolisian. Diduga, SY nekat melakukan hal tersebut karena meminum obat batuk melebihi dosis.

“Obatnya beli di apotek. Sekali minum lima pil sekaligus. Jadi dia tidak berpikir secara jenih. Anak yang dibawa dikira anaknya, kemudian motor yang mau dirampas disangka miliknya,” jelasnya

Kepolisian menyesalkan tindakan warga yang berbuat anarkistis ketika mendapati aksi SY. Widodo menegaskan, bila masyarakat menemui kejadian mencurigakan maupun tindak kriminal, segera lapor polisi agar segera ditangani.

“Beruntung nyawa SY masih bisa diselematkan. Kalau sampai meninggal, malah menjadi kasus pelanggaram hukum. Masyarakat yang terlibat bisa dijerat dengan pidana,” tandas dia.

Diberitakan sebelumnya, SY kedapatan menarik tangan bocah berusia tujuh tahun yang merupakan anak salah seorang pedagang setempat, Minggu (26/1). Ketika dikejar, SY berusaha kabur ke arah Terminal Tirtonadi dan mencoba merampas sepeda motor.

Pelarian SY berhasil dihentikan. Massa yang emosi sempat menghakimi SY. Beruntung anggota Polresta Surakarta segera tiba di lokasi kejadian untuk mengamankan SY dari amukan warga. (dealova)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *