Settia

Pengamat: Timses Jokowi Meragukan

EDITOR.ID, Jakarta – Peneliti Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie meragukan loyalitas dan militansi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf yang didaftarkan para Sekjen Partai koalisi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum lama ini. Jerry menilai nama timses yang diajukan tak banyak yang terlihat perjuangannya mengkampanyekan Jokowi sedari awal ke publik dan terlihat secara kasat mata.

“Saya lihat banyak nama yang selama ini sebenarnya bukan pendukung militan Jokowi namun karena punya akses dengan parpol maka nama tersebut dipakai. Ia titipan mewakili parpol namun soal chemistry dan memahami sosok pak Jokowi saya masih meragukan,” ujar Jerry di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Oleh karena itu Jerry sangat menyayangkan pembentukan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf lebih kental titipan dari partai politik yang kedekatan dan militansinya kepada Jokowi selama ini tidak banyak terlihat di publik. Namun lebih karena unsur kepentingan politik dan dipasang partai koalisi.

“Mereka sosok yang selama ini belum pernah teruji perjuangannya untuk Pak Jokowi, selain itu saya melihat susunan timses ini berasal dari kalangan yang jarang bekerja secara terlihat untuk pak Jokowi, mereka sebagian adalah politisi dan bisa berpindah kemana oportunity nya ada, seharusnya koalisi juga memperhatikan para relawan Jokowi yang selama ini sangat militan,” katanya.

Jerry mengingatkan, kesuksesan Jokowi mulai dari Gubernur sampai Pilpres 2014 lalu tak lepas dari solidnya para Relawan yang berjuang tanpa pamrih.

“Coba lihat kesuksesan Jokowi mulai dari Gubernur DKI sampai Presiden kan tak lepas dari peran aktif para Relawan yang begitu militan,”

Jerry menilai, penyusunan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf saat ini hanya mayoritas diisi dari personal titipan partai politik saja.

“Parpol jangan egois dong, kan yang berjuang untuk Jokowi bukan hanya parpol saja,” tandasnya.

Sebelumnya, Sembilan sekjen parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) melengkapi susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Namun demikian, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan, nama-nama yang disetor masih bisa berubah hingga sehari sebelum masa kampanye pada 22 September.

“Mengingat seluruh dokumen sudah diserahkan, persyaratan administrasi sudah diserahkan pada saat pendaftaran paslon, hari ini kami sekali lagi melengkapi susunan dan komposisi dari tim kampanye nasional,” ucap Hasto.

“Berdasarkan peraturan KPU susunan ini masih bisa diperbaiki, sampai satu hari menjelang pelaksanaan hari kampanye, yaitu pada tanggal 21 September,” lanjut Hasto. (tim)

Leave a Reply