Settia

Pelaku Masih Ada Yang Mengincar Gereja Untuk DiBom, Waspada

EDITOR.ID, Surabaya,– Surabaya darurat Bom. Tiga Gereja diserang teror bom bunuh diri. Hingga siang ini ter update korban meninggal 8 orang dan puluhan lagi luka-luka. Ternyata para pelaku bom sebagian masih belum terungkap dan masih berkeliaran akan menjalankan aksinya.

Di tengah hiruk pikuk kepanikan warga akibat ledakan di tiga gereja itu, seorang pelaku bom bunuh diri diduga masih berkeliaran di Surabaya.

Informasi yang didapat, pelaku ini menggunakan motor Yamaha Jupiter Z dengan Nopol AG 4966 WI.

“Yang bersangkutan masih membawa bom yang siap diledakkan,” kata sumber di lapangan.

Diminta kepada masyarakat agar berhati hati dan mewaspadai pengendara motor tersebut.

Bila mungkin melaporkan ke petugas apabila melihat motor tersebut.

Mereka adalah para pelaku bom bunuh diri yang sudah disiapkan para jaringan teroris.

Seperti pelaku yang menyerang Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, Minggu (13/5/2018) dengan bom bunuh diri. Pelakunya wanita bercadar dengan dua anaknya berjalan terburu-buru. Ternyata ia membawa bom bunuh diri.

Tepat di depan gereja, perempuan bercadar itu berjalan cepat dan berbelok masuk ke dalam gereja. Seorang satpam sempat menghalangi. Namun tak lama setelah itu, suara seperti bom terdengar.

Satpam tampak tergeletak minta tolong dengan badan penuh luka.

Gambaran itu disampaikan Mulyanto (55), juru parkir di GKI Diponegoro. Ia mengaku sempat mendekat ke menyusul satpam yang mencoba menghalangi tiga orang mencurigakan itu masuk k gereja.

Belum sempat dekat, suara seperti bom terdengar dan ia lari menjauh.

“Kira-kira pukul 08.15 WIB. Jemaat sudah pada datang, tapi ibadah belum dimulai,” kata dia, di lokasi kejadian.

Selain satpam dan tiga orang bercadar tadi, ia juga melihat seorang jemaat luka di bagian kaki.

Setelah ledakan pertama terjadi, ada ledakan susulan lima menit kemudian.

Suara ledakan yang terdengar tidak begitu keras.

Ia mengatakan, polisi mulai datang ke lokasi sekitar 30 menit setelah kejadian itu. (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *