Settia

Nasi Kikil Bu Tandur Mojosongo Jombang, Rasanya Wow Bikin Ketagihan!

Nasi Kikil ini sudah berdiri sejak tahun 1947. Kabarnya nasi kikil Bu Tandur bahkan sering didatangi para pejabat seperti Cak Nun, Gubernur Jawa Timur (Khofifah Indar Parawansa), Bupati Jombang (Mundjidah Wahab), dan sebagainya.

Jakarta, EDITOR.ID,- Bagi anda yang lagi jalan-jalan ke kota Jombang, Jawa Timur, anda perlu mencoba salah satu makanan khas dari daerah ini? Namanya nasi kikil. Bagi warga jombang makanan yang berbahan dasar kikil sapi ini tentu tidak asing lagi.

Makanan berbahan bakar kikil sapi itu banyak dijual di daerah Mojosongo. Kota di Jawa Timur berjuluk “kota santri” ini memang terkenal jadi buruan para penikmat wisata kuliner yang tertarik mencoba makanan khasnya.

Diantaranya, ada Nasi Kikil Bu Tandur yang jadi rujukan kuliner warga Jombang maupun luar daerah. Karena konon Nasi Kikil Bu Tandur memiliki cita rasa yang enak dan bikin nagih.

Buat yang penasaran, warung Nasi Kikil Bu Tandur lokasinya ada di Jalan KH. Hasyim Asy’ari No 144, Balong Besuk, Diwek, Jombang. Lebih tepatnya dekat dengan Alun-Alun Jombang, sekitar 5 menit dari situ. Cukup mudah dijumpai karena warnanya kuning ngejreng.

Dari tempatnya emang gak terlalu besar dan luas, tapi cukup untuk pengunjung makan di situ. Warung Nasi Kikil Bu Tandur selalu ramai alias gak pernah sepi. Pengunjung datang pergi tak pernah berhenti. Mereka ketagihan dengan rasa gurih dan empuknya daging kikil yang menggoda.

Istimewanya, nasi kikilnya disajikan dengan menggunakan mangkuk yang di atasnya ditaruh daun pisang. Tahu sendiri kan, segala jenis makanan kalau udah kena daun pisang rasanya jadi gimana? Mantapnya gak karu-karuan!

Panci besar berisikan sayur lodeh kikil terpampang di atas meja panjang, lengkap dengan beragam lauk di sampingnya. Ada potongan babat, lidah, paru, jantung, dan masih banyak lagi.

“Saya sejak kecil langganan dan penggemar Nasi Kikil bu Tandur, rasanya gimana gitu, gurih, kikilnya empuk dan bumbunya rempah terasa, pokoknya ketagihan, minimal tiap minggu saya pasti mampir ke Jombang hanya untuk menikmati nasi Kikil bu Tandur,” ujar Rudi Utomo (45), warga Surabaya kelahiran Jombang.

Warung Nasi Bu Tandur saat ini sudah dikelola oleh generasi kedua yakni Pak Sucipto.

Saat ditemui di Warung, sang penerus generasi nasi Kikil bu Tandur, Pak Sucipto tidak dapat menjelaskan secara pasti kapan pertama kali warung ini buka. “Yahh warung ini kira-kira mulai buka 30 tahunan silam saya lupa karena waktu itu masih kecil,” ujar pak Cipto panggilan akrab Sucipto.

Pak Cipto mengaku setiap hari, warung ini bisa menghabiskan 20 kilogram beras dan lebih dari 30 kilogram daging (termasuk lidah, paru, babat, dll).

Satu porsi Nasi Kikil Bu Tandur berisikan nasi yang diguyur sayur lodeh kikil dan ditambah dengan lauk goreng sesuai selera. Ada banyak tuh, mulai dari dari paru, hati, babat dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *