Settia

Misi Kemanusiaan Jokowi

EDITOR.ID, Jakarta,- Presiden Joko Widodo sangat mencintai rakyatnya. Tak terkecuali rakyatnya yang tersebar di manca negara yakni 250 Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini terjebak di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok. Kondisi dan ancaman yang dialami rakyatnya di Wuhan menjadi pemikiran serius sang Presiden.

Tak menunggu waktu berlama, Presiden Jokowi langsung memanggil jajaran menterinya. Ia melakukan operasi misi kemanusiaan. Mengevakuasi dan memulangkan rakyatnya dari ancaman virus korona, di Wuhan, Tiongkok. Operasi besar-besaran ini dipimpin langsung oleh srikandi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Tim kemanusiaan akhirnya berangkat ke Wuhan. Mereka terdiri atas 18 kru pesawat dan 30 dokter.

Pesawat Batik Air telah diterbangkan untuk menjalankan misi kemanusiaan. Mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China dalam rangka darurat virus Corona. Pesawat berangkat diiringi doa dari rakyat Indonesia sekitar pukul 12.00 Sabtu (1/2/2020)

Pesawat berjenis A330-300 dilepas dari Bandara Internasional Soekarno Hatta dan akan kembali menuju Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Batik Air dipilih untuk menjalankan misi kemanusiaan negara. Karena pemerintah China sejauh ini hanya mau menerima maskapai yang operatornya sudah memiliki izin penerbangan regular dari dan ke Wuhan, China.

Pesawat Batik Air digunakan Operasi Kemanusiaan Mengevakuasi 243 Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini terjebak di Wuhan, Tiongkok. (ist)

Penentuan pesawat A330 pun kata dia perlu melalui diskusi panjang, hingga akhirnya mencapai kata sepakat.

“Bahwa penerbangan ke Wuhan merupakan misi kemanusiaan dan PT Lion Air ditunjuk pemerintah karena pemerintah RRT (China) mensyaratkan bahwa pelaksana misi kemanusiaan haruslah operator yang memiliki izin penerbangan reguler dari dan ke Wuhan (Garuda tidak memiliki izin),” ujar Budi Karya Sumadi melalui keterangan resmi, Sabtu (1/2/2020).

Selain alasan izin, apalagi yang membuat armada Airbus A330-300 ini paling pas mengangkut WNI di Wuhan?

Menhub Budi menambahkan bahwa hanya Batik Air yang mampu mengangkut banyak penumpang untuk penerbangan langsung jarak jauh.

“Yang memiliki izin rute tersebut adalah Lion Air dan Sriwijaya, dan yang memiliki pesawat wide body adalah Lion Air melalui pesawat Batik Air,” tambahnya.

Pesawat Airbus 330 300 CEO ini merupakan pesawat berbadan lebar (wide body) pertama bagi Batik Air. Dari segi kapasitas, pesawat ini terdiri dari 18 kursi Business Class dan 374 kursi Economy Class.

Dengan kapasitas tersebut, Batik Air dikonfirmasi akan kembali dengan mengangkut sebanyak 245 penumpang terdiri dari WNI beserta operator dan tim kesehatan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *