Lelang Kopi Liberika Kalimantan, Terjual Seharga Rp 8 Juta

  • Bagikan
paket kopi liberika
paket kopi liberika

EDITOR.ID, Kayong Utara, Kalimantan Barat,- Bertepatan dengan hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli 2021, diadakan lelang paket kopi. Paket kopi nya berisi kopi Liberika Kalimantan sebanyak 440 gram dan satu potong kain tenun.

Acara lelang ini diadakan oleh PT Selera Indah Perdana (SIP) sebagai salah satu hasil dari pengolahan sumber daya alam kopi yang berkeadilan, berkelanjutan dan berkearifan lokal.

Steve Hidayat, sebagai Direktur Utama dari PT SIP menyampaikan bahwa Indonesia sangat kaya akan kopi dimulai dari ragam varietas, proses pengolahan sampai citra rasa nya.

Tapi masih banyak yang tidak tahu bahwa Indonesia memiliki kopi Liberika (liberica) yang tidak kalah enak rasanya dari kopi robusta dan kopi arabika. Malah masih banyak yang beranggapan bahwa pulau Kalimantan tidak punya kebun kopi.

kopi liberika
kopi liberika

Dikarena hal tersebut Steve ingin memperkenalkan kopi liberika yang berpotensi tinggi untuk menjadi salah satu produk unggulan dari pulau Kalimantan.

Selain itu Steve juga bermaksud untuk menyebarkan pemahaman tentang pengolahan sumber daya alam yang bijaksana dengan memperhatikan pemangku kepentingan yang tidak bersuara (voiceless stakeholders.)

Jauh hari sebelum acara lelang dimulai, Steve mengajak Iwan Darmawan (Kojal Kopi) untuk bekerja sama di dalam pengolahan biji kopi mentah Liberika ini.

Iwan Darmawan sendiri sudah beberapa tahun mendampingi kelompok tani Cahaya Kayong Seponti Kabupaten Kayong Utara di dalam budidaya dan pengolahan kopi.

Proses kerja sama dimulai dari penyamaan pemahaman tentang kondisi kopi Kalimantan sampai pengolahan dengan standar budidaya yang baik (Good Agriculture Practice) dan standar penanganan pasca panen (Good Handling Practice).

Untuk mencari citra rasa yang terbaik, Steve juga melakukan beberapa kali percobaan sangrai dan pencicipan dari biji kopi Liberika yang dihasilkan dari Kayong Utara ini.

Sampai akhirnya Steve dan Iwan sepakat bahwa untuk acara lelang dipilih kopi Liberika yang di proses dengan metode basah (full washed) dan akan disangrai menggunakan jurus Tenaga Dalam.

“Jurus Tenaga Dalam ini merupakan salah satu kekayaan intelektual bangsa Indonesia yang dituliskan oleh Bapak Steve di dalam buku nya, Menyangrai itu Menyenangkan,” demikian keterangan tertulis yang diterima EDITOR.ID.

Steve dan Iwan sepakat bahwa semua yang dilakukan ini bertujuan untuk kepentingan generasi masa depan.

Acara lelang ini disambut baik, semua ke 18 paket terjual dengan harga yang sangat tinggi.

Penawaran tertinggi adalah sebesar 3,5 Juta Rupiah untuk 440 gram kopi, atau sekitar 8 Juta Rupiah untuk 1 Kilogram kopi.

Ke 17 paket lainnya juga tidak kalah lakunya, rata-rata terjual dengan harga jutaan Rupiah untuk 440 gram kopi.

Dibawah ini didapatkan daftar pemenang lelang kopi yang didapatkan dari website KamuskopiIndonesia.com.

Di dalam penutup acara, Steve mengucapkan terima kasih mendalam atas dukungan acara lelang kopi ini.

Dan Steve berharap bahwa niatan baik ini dapat berkembang, dan menjadi inspirasi untuk diikuti oleh para pebisnis dan penggiat kopi lainnya. Dengan demikian kopi Indonesia dapat semakin maju dan dapat diwariskan ke generasi penerus.

“Mari bersama mendukung kelestarian tenun tradisional suku Dayak Iban dan menjaga benteng terakhir Orang Utan Kalimantan,” sebut Steven.

orang utan spesies yang nyaris punah dilepasliarkan di hutan kalimantan
orang utan spesies yang nyaris punah dilepasliarkan di hutan kalimantan

Paket kopi ini merupakan hasil pengolahan sumber daya alam kopi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berkearifan lokal di Kalimantan, Indonesia. Dimulai dari kebun kopi, penyangraian biji kopi sampai kemasan paket sangat memperhatikan kelestarian hayati dan dampak lingkungan.

Tenun Kalimantan

gadis dayak kalimantan menenun songket
gadis dayak kalimantan menenun songket

Dukungan Anda seluruhnya akan disalurkan ke dua kelompok terpilih yang sangat berhubungan dengan pengolahan dan pelestarian sumber daya alam di Kalimantan.

Kelompok kesatu adalah kelompok tenun tradisional, Endo Segadok yang berlokasi di Dusun Sadap, Desa Menua, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kelompok kedua adalah Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

Profil Kopi Liberika

Kalimantan tak sekadar dikenal sebagai daerah penghasil batu bara. Masih ada satu lagi emas hitam di tanah Borneo. Tepatnya di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Kopi liberika namanya. Kopi Liberika ini sangat khas dengan aroma nangka.

Kopi Liberika yang berasal dari Afrika ini termasuk langka dan unik. Rasanya yang unik ini menjadikannya sangat berharga. Dan di Indonesia sendiri hanya ada di Kalimantan Barat.

Aromanya yang sangat menyengat tajam serta rasa pahit yang kental. Rasanya cukup menarik dan unik, selain ada aroma nangka yang cukup menyengat kopi ini memiliki rasa smoky, nutty dan sedikit ada rasa coklat. Keunikan aromanya yang sangat khas dengan aroma nangka inilah yang menjadikannya cukup unik.

kopi liberika
kopi liberika

Di pasar lokal sendiri kopi yang satu ini cukup sulit mendapatkan pangsa pasar karena baunya yang menyengat seperti nangka. Namun inilah keunikan dari Kopi Liberika ini. (tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *