EDITOR.ID – Jakarta, Kelompok intoleran yang disebut sebagai kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso diduga melalukan penyerangan kepada warga di Pegunungan Kebun, Sigi, Sulawasi Tengah.
Dua warga, Yasa dan Pino tewas setelah dipenggal oleh kelompok itu.menyebut isu intoleransi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan kejadian itu terjadi pada Jumat (27/11) pukul 09:00 WITA.
Kelompok MIT Poso itu tiba-tiba mendatangi rumah korban dan menyandera keluarga korban, serta melakukan penganiayaan.
Yase dan Pino tewas dipenggal dan satu orang lainnya, Nei Ibrahim belum menjelaskan
Baca artikel detikjabar, “Polisi Tahan Dua Pemoge Imbas Insiden Maut di Pangandaran” selengkapnya https://www.detik.com/jabar/hukum-dan-kriminal/d-5983451/polisi-tahan-dua-pemoge-imbas-insiden-maut-di-pangandaran.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
mengalami luka-luka. Sedangkan Ulin dapat kabur dari pembantaian itu dan
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mahfud MD Jelaskan Ada Tiga Jenis Radikalisme, Intoleran hingga Teror”, Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2022/03/13/143517278/mahfud-md-jelaskan-ada-tiga-jenis-radikalisme-intoleran-hingga-teror?page=all.
Penulis : Kontributor Bengkulu, Firmansyah
Editor : Pythag Kurniati
Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
menyelamatkan diri ke Desa Lembontongoa. Ia kemudian menyampaikan kejadian itu kepada warga desa, Aco.
“Berdasarkan keterangan Ulin bahwa ia melihat ayahnya, Yase dan suaminya, Pino telah digorok oleh kelompok orang tak dikenal, sedangkan ibunya, Nei dalam kondisi terluka,” kata Argo, sebagaimana dilansir Media Indonesia melalui keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020).
Untuk diketahui, sebelumnya di media sosial juga sudah viral beredar foto dan video tentang kejadian pembakaran rumah ibadah dan kekerasan pada warga yang dilakukan oleh kelompok intoleran di Sulawesi Tengah ini (Tim)