Jenderal Ahwil Luthan Terima Medali Kepeloporan dari Negara

Buku ini ditulis dari catatan harian saat ia menjabat sebagai Duta Besar RI untuk negara Meksiko, merangkap Panama, Honduras dan Costa Rica, dari bulan Oktober 2002 hingga Nopember 2005.

Ini adalah buku kedua yang penerbitannya disponsori oleh Kedutaan Besar RI Mexico City setelah buku pertama berjudul “Catatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Meksiko 1953-2003” yang terbit tahun 2004.

Dalam memimpin Perwakilan RI Komisaris Jenderal (Polisi) Drs.Ahwil Lutan, SH, MBA, MM. memang sama sekali tidak menerapkan Management by Anger namun lebih menyukai gaya Management by Participation.

Selalu dikatakan bahwa memimpin anak buah yang jumlahnya ribuan di batalyon kepolisian lebih rumit dan susah mengingat sarana dan prasarana instansi POLRI yang terbatas dari pada memimpin beberapa orang staff di KBRI Mexico City.

Ditunjang latar belakang pendidikannya sebagai seorang tamatan Akademi Angkatan Bersenjata RI (AKABRI) jurusan Kepolisian dan kemudian berdinas di bidang reserse dan pemberantasan narkotika serta memiliki sederet titel di bidang hukum, administrasi dan manajemen.

Ahwil Luthan terbukti secara efektif dapat menggalang staff untuk mendukung dan mewujudkan visi dan misinya sebagai seorang Duta Besar RI. Selalu diungkapkan bahwa pada akhirnya pimpinan akan melihat seorang bawahan dari kemampuannya.

 

Upacara penganugerahan tanda kehormatan dan penghargaan pada beberapa tokoh nasional digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Kamis (13/8/2020)

Upacara pemberian penghargaan dilakukan secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.

Penganugerahan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 51, 52, dan 53 tahun 2020 pada 22 Juni 2020, dan nomor Keputuan Presiden Nomor 79,80 dan 81 tk tahun 2020 tanggal 12 Agustus 2020, tentang penganugerahan tanda jasa medali kepeloporan, tanda kehormatan Bintang Mahaputra, Bintang Jasa dan Bintang Penegak Demokrasi.

Sekretaris Militer sekaligus Sekretaris Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, Mayor Jenderal Suharyanto, membacakan surat keputusan tersebut.

“Keputusan ini sebagai penghargaan atas jasa-jasanya sesuai ketentuan syarat khusus dalam rangka memperoleh tanda jasa dan tanda kehormatan sebagaimana diatur dalam undang-undang,” kata Suharyanto.

Adapun nama penerima penghargaan tersebut adalah,

1. Drs Ahwil Luthan (Komjen Purn) Kalakhar BKNN tahun 1999-2001 mewakili satu orang lainnya dianugerahi Tanda Jasa Medali Kepeloporan.

2. H. Oesman Sapta Odang Ketua DPD 2017-2019. Tanda kehormatan Bintang Mahaputra Utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

%d bloggers like this: