Ibu sebagai Dokter Keluarga Rentan Alami Gangguan Kesehatan, Ayo Kenali dan Bantu Ibu Kita

Meski begitu, banyak ibu yang sering kali lupa menjaga kesehatannya sendiri. Banyaknya pekerjaan yang harus dijalani dalam mengurus rumah tangga membuat para ibu rentan mengalami kelelahan yang bisa memicu berbagai penyakit.

Jakarta, EDITOR.ID,- Peran ibu dalam menjaga kesehatan ayah, adik atau kita sangat besar. Tak salah jika ibu sering dijuluki “dokter keluarga”. Begitu besarnya perhatian dan tanggung jawab sehari-hari ibu untuk kesehatan keluarga terkadang lupa menjaga kesehatannya sendiri sehingga rentan terkena penyakit.

Menjaga kesehatan tubuh sebenarnya tugas setiap anggota keluarga. Namun, pada kenyataannya, kaum ibu cenderung memiliki perhatian lebih terhadap kesehatan keluarga. Berbagai cara dilakukan oleh para ibu agar setiap anggota keluarganya tetap sehat.

Salah satu caranya adalah dengan menyediakan beragam makanan dengan gizi seimbang. Ini karena pemenuhan nutrisi dari konsumsi makanan bergizi tentunya bisa sangat membantu menjaga kesehatan keluarga.

Meski begitu, banyak ibu yang sering kali lupa menjaga kesehatannya sendiri. Banyaknya pekerjaan yang harus dijalani dalam mengurus rumah tangga membuat para ibu rentan mengalami kelelahan yang bisa memicu berbagai penyakit.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, banyaknya aktivitas yang dilakukan ibu setiap harinya bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, di antaranya:

1. Nyeri otot

Pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, menyapu, dan mencuci, termasuk kegiatan yang banyak bergantung pada kinerja otot. Aktivitas ini sering kali memicu terjadinya nyeri otot, terlebih bila dilakukan secara berlebihan dan berulang.

2. Demam

Selain nyeri otot, ibu rumah tangga juga tak jarang mengalami demam. Ini umumnya disebabkan oleh pekerjaan rumah tangga yang menguras banyak energi, sehingga ibu mengalami kelelahan dan menjadi lebih rentan terkena penyakit.

Kelelahan yang terjadi terus-menerus bisa berdampak pada penurunan daya tahan tubuh. Kondisi tersebut membuat tubuh jadi mudah terserang infeksi, baik bakteri maupun virus, yang akan menimbulkan gejala berupa demam.

3. Stres

Melakukan pekerjaan rumah sekaligus merawat anggota keluarga setiap hari membuat ibu lebih banyak menghabiskan waktu untuk memenuhi kebutuhan orang lain daripada kebutuhannya sendiri.

Banyak ibu yang tidak memiliki waktu lebih untuk memanjakan diri atau sekadar melakukan hobi. Padahal, hal ini penting dilakukan oleh para ibu agar terhindar dari stres di tengah banyaknya tuntutan pekerjaan rumah tangga.

Kondisi tubuh yang kurang istirahat, ditambah lagi dengan stres, bisa membuat ibu rentan mengalami beragam masalah kesehatan, seperti sakit kepala dan masuk angin.

Berbagai Cara agar Kesehatan Ibu Selalu Terjaga

Menjaga kesehatan keluarga sebenarnya bukan hanya tugas ibu. Setiap anggota keluarga juga memiliki kewajiban untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing dan saling mengingatkan satu sama lain untuk selalu menjaga kesehatan.

Nah, agar kesehatan ibu tetap terjaga, ada beberapa tips yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Bagi beban pekerjaan rumah tangga dengan anggota keluarga.
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi, seperti buah dan sayur.
  • Lakukan olahraga secara rutin, seperti yoga atau jalan santai.
  • Cukupi waktu tidur minimal 7 jam setiap harinya.
  • Segera istirahat setelah melakukan aktivitas fisik yang berat.
  • Luangkan waktu untuk bersosialisasi dengan orang lain.
  • Kelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan hobi atau sekadar menulis jurnal.

Untuk mengatasi gejala yang dirasa mengganggu, ibu dapat mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas, misalnya obat paracetamol untuk meredakan nyeri dan demam. Jadi, tidak ada salahnya untuk selalu menjaga ketersediaan obat ini di rumah. Namun, jangan lupa untuk menggunakan obat tersebut sesuai petunjuk di kemasan, ya.

Jika keluhan yang ibu alami tidak kunjung membaik meski sudah beristirahat atau bahkan mengonsumsi obat, segeralah periksakan diri ke dokter. Ini karena keluhan tersebut bisa saja merupakan tanda adanya penyakit yang serius. (sumber: alodokter.com)