Settia

Dua Anggota Brimob Ditangkap Densus 88, Diduga Jadi Pemasok Senpi dan Amunisi Jaringan Teroris

Keterkaitan dua oknum Brimob Polda Lampung dengan jaringan teroris setelah Densus 88 menemukan indikasi keduanya telah bergabung dengan “Polisi Cinta Sunnah” lebih dari satu tahun.

Terrorist with AK-47. Selected focus on eyes

Jakarta, EDITOR.ID,- Publik dihebohkan dengan kabar penyergapan terhadap dua anggota Brimob Polda Lampung oleh satuan elit Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri. Kedua oknum Brimob itu ditangkap karena diduga memasok senjata api dan ratusan amunisi ke terduga teroris berinisial TI. Warga Kota Metro ini sudah diamankan Densus 88 terlebih dahulu di Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat.

Penyergapan terhadap dua oknum Brimob itu ada kaitannya dari pengembangan penangkapan terduga teroris TI. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, dari penangkapan TI Densus 88 menemukan bukti senjata api laras panjang, senjata api jenis revolver, dan tiga magazine SS1, serta sekitar 800 butir peluru dengan ukuran 5,56 mm dan 9 mm.

Densus Buru Pemasok Senjata Api dan Amunisi Teroris TI

Selanjutnya, Densus 88 melakukan pengembangan untuk mencari tahu siapa yang memasok senjata api dan ratusan amunisi tersebut. Setelah Densus 88 memeriksa TI terungkap pemasok senjata api dan amunisi diduga berasal dari oknum perwira menengah Brimob Polda Lampung berinisial S dan anggota Brimob Polda Lampung berinisial L.

Keterkaitan dua oknum Brimob Polda Lampung dengan jaringan teroris setelah Densus 88 menemukan indikasi keduanya telah bergabung dengan “Polisi Cinta Sunnah” lebih dari satu tahun.

Keduanya diamankan dalam rangkaian kegiatan Densus 88 Antiteror di Lampung. Kompol S diketahui pernah menjabat sebagai Kapolsek di Polres Lampung Tengah pada tahun 2017 lalu.

Saat ini kedua oknum Brimob tersebut masih diperiksa dan telah ditahan di Mako Brimob Polda Lampung.

Polda Lampung Benarkan Adanya Penindakan oleh Tim Densus 88

Sementara itu, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Lampung Kombes Wahyu Widiarso mengaku belum mengetahui informasi tersebut.

“Belum tahu. Kami enggak ada dan tidak ada sangkut pautnya. Itu dari Densus yang ngurus,” kata Wahyu saat diwawancarai awak media saat perayaan HUT ke-77 Brimob di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung, Senin (14/11/2022).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, saat dihubungi membenarkan adanya penindakan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di wilayah Hukum Polda Lampung.

Pandra mengatakan, pihak Polda Lampung dan jajaran hanya bersifat pendampingan kegiatan Tim Densus 88 Antiteror. “Untuk keterangan kronologis selanjutnya, kewenangan Tim Densus 88/AT Mabes Polri,” ujar Pandra, Senin (14/11/2022) malam.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, saat ditelepon pada Senin (14/11) tidak menjawab.

Leave a Reply