Settia

Asyik Nongkrong di Kafe Saat Pandemi Corona, Belasan Orang Diciduk Polisi

Rembang – Pihak kepolisian resor Rembang meringkus sejumlah belasan orang pada Senin (6/4/2020) malam. Mereka diringkus lantaran masih nekad nongkrong dengan berkerumun di cafe meskipun saat ini sedang pandemi COVID-19.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menyebut ada sebanyak 17 orang yang diamankan untuk dilakukan pemeriksaan di Mapolres Rembang. Berdasarkan pendataan, mayoritas merupakan warga dari luar Kabupaten Rembang.

“Semalam saya beserta tim, bergerak ke salah satu tempat lokasi yaitu di wilayah Jalan Gajah Mada. Kami disana melihat banyak kerumunan masyarakat, ada 17 orang. Rata-rata sebagian besar dari luar kota,” paparnya dikonfirmasi Selasa (7/4/2020).

Dolly menyebut, sebanyak 17 orang tersebut ditengarai telah mengabaikan maklumat Kapolri yang melarang adanya aktivitas berkerumun di saat pandemi COVID-19 seperti saat ini. Padahal, sebelumnya pihak kepolisian telah secara terus menerus memberikan peringatan.

“Kami mengimbau terkait masalah maklumat Kapolri, dimana disana harus menghindari kerumunan, jaga jarak, dan selalu di rumah saja, ini tidak diindahkan. Dan tidak dilaksanakan, bahkan disana tidak ada yang membungkus makanan, santai-santai saja disana. Kita padahal sudah himbau selama 3 minggu kemarin. Sehingga kami tindak tegas. Kami bawa ke Polres, kita amankan, kita lakukan pemeriksaan secara verbal,” jelasnya.

Ia menengarai adanya upaya pembiaran yang sengaja dilakukan pihak pemilik cafe yang tidak mengimbau terhadap para pembelinya. Kini, belasan orang yang diamankan tersebut masih ditahan di Mapolres Rembang guna pemeriksaan.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadal ke 17 orang ini. Ya sebagian mereka ada yang tahu, dan ada juga yang tak mengindahkannya. Sehingga mereka kami periksa secara verbal sejauh mana mereka mengetahui tentang maklumat itu. Dari pihak polsek juga sudah mengimbau, tapi justru pihak cafe justru membiarkannya,” paparnya.

Pihak Pemerintah Kabupaten Rembang telah menetapkan Rembang berstatus KLB COVID-19. Dari penetapan status ini, muncul kebijakan yakni pembatasan operasional toko retail dan warung hanya sampai pukul 20.00 WIB.

Sementara pihak Polres Rembang semenjak penetapan status KLB wilayah Rembang, terus melakukan operasi kerumunan warga di sejumlah titik di wilayah Rembang. (dealova)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *