Settia

50 Narapidana Lapas Banceuy Berasal Dari Cianjur, Pihak Lapas Berikan Akses Komunikasi Untuk Pantau Keluarganya Pasca Gempa

Gedung Lembaga Pemasyarakatan kelas 2 Banceuy Kota Bandung. ft ist

Bandung. EDITOR. ID – Dampak gempa di Kabupaten Cianjur tak hanya berdampak pada warga masyarakat di Kabupaten Cianjur secara langsung, namun juga berdampak kepada situasi psikologi warga Cianjur yang saat ini menjalani hukuman dan menjadi tahanan di Lembaga Pemasyarakata (lapas) Kelas 2 A Banceuy Kota Bandung.

Warga Kabupaten Cianjur yang menjadi tahanan di Lapas Kelas 2 A Banceuy berjumlah 50 orang narapidana (warga binaan).

Kepala Lapas Kelas 2 A Banceuy, Hery Kusrita menjelaskan bahwa dari jumlah 805 penghuni Lapas Banceuy saat ini, ada 50 orang penghuni beralamat di Kabupaten Cianjur (warga Cianjur).

“Ada 50 orang penghuni warga Cianjur, sejak kejadian gempa bumi sudah kami kumpulkan dan diberi pendampingan secara psikologi, ” jelas Hery Kusrita diruang kerjanya, Jumat 25 November 2022.

Hery Kusrita menambahkan, dari 50 warga Cianjur yang menjadi penghuni Lapas Kelas 2 A Banceuy, setelah didata hingga hari Kamis 24 November kemarin tidak ada keluarga dari Napi asal Cianjur menjadi korban jiwa.

“Kalau korban jiwa tidak ada, korban luka dan rumah rusak hampir semua napi asal Cianjur mengaku keluarganya saat ini di Cianjur terdampak gempa, ” jelasnya.

Pihak Lapas Kelas 2 A Banceuy akan memfasilitasi narapidana asal Cianjur, guna berkomunikasi dengan keluarganya di Cianjur.

“Ini bagian dari pelayanan kami pihak Lapas kepada warga binaan, dengan kejadian gempa bumi di Cianjur kami memberikan fasilitas komunikasi kepada pihak keluarga napi asal Cianjur, untuk memantau perkembangan dan kondisi keluarganya di Kabupaten Cianjur, ” pungkasnya. *Rif

Leave a Reply